PANDANGAN AGAMA ISLAM DALAM MENGHADAPI WABAH COVID 19 DAN NEW NORMAL

Hasballah, Zamakhsyari (2020) PANDANGAN AGAMA ISLAM DALAM MENGHADAPI WABAH COVID 19 DAN NEW NORMAL. In: WEBINAR Pandangan Agama Islam Dalam Menghadapi Wabah Covid-19 dan New Normal, 23 Juli 2020, MEDAN.

[img] Text
USTAD ZAMAKHSYARI.pdf

Download (1MB)
[img] Text
pandangan Agama islam menghadapi covid 19 dan new normal.pdf

Download (639kB)
[img] Text
Peer review prosiding Webinar COVID 19.pdf

Download (83kB)
[img] Text
PANDANGAN ISLAM TERHADAP COVID 19 DAN NEW NORMAL(1).pdf

Download (9MB)
[img] Text
surat permohonan menjadi narasumber webinar COVID 19.pdf

Download (169kB)
[img] Text
08. Cek plagiasi makalah di Webinar Pandangan Islam terhadap Wabah COVID 19.pdf

Download (4MB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pandangan islam terhadap Covid 19 dan new Normal. Kebanyakan tafsiran terhadap covid 19 dewasa ini didominasi oleh tafsiran – tafsiran materialistis. Tidak jarang pendekatan yang dilakukan dalam menagani pandemi ini terkesan mengabaikan nilai – nilai ajaran Agama dan sangat kenal nilai nilai sekularitasnya. Karenanya, tulisan ini mengkaji bagimana cara pandang Islam terhadap wabah penyakit, Sikap muslim dalam menghadapi Covid 19, Pandangan islam terhadap new normal, serta korelasi antara new Normal dengan Konsep maqashid syari’ah. Diantara kesimpulan uatama dalam tulisan ini: (1) Covid 19 merupakan bagian dari ujian dalam kehidupan, karenanya penting bagi mereka yang beriman kembali menguatkan keimanannya kepada ketetapan dan takdir Allah, dan apa yang menimpa manusia terkait dengan hukum kausalitas (sebab akibat). (2) Sikap muslim dalam menghadapi Covid 19 antara lain: Adapun sikap yang diajarkan islam bagi setiap muslim antara lain: Tidak menjadikan isu Covid 19 ini semakin liar dengan memberikan statemen dan pernyataan serta membagi informasi yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kevalidasian dan kebenarannya. Mengembalikan urusan Covid ini kepada para ahli untuk memberikan informasi yang dapat diyakini keakuratannya. Sabar dan tabah dalam menghadapi ujian Allah.Berbaik sangka kepada Allah. Tawakkal serta ikhtiyar menghindar dari penyakit dengan mengikuti protokol kesehatan. Menetapkan prioritas dalam menjalankan agama bahwa menolak kemudharatan didahulukan dibandingkan mendatangkan kemashlahatan. Menambah keyakinan akan keindahan dan kebenaran islam. Menjadikan waktu bekerja di rumah sebagai momen menjadikan keluarga sebagai benteng pertahanan terakhir. Saling membantu sesama dan meningkatkan semangat berkorban demi kepentingan umum. (3) Islam mengajarkan konsep al-ta’ayusy atau hidup berdampingan (bukan berdamai) dengan Covid-19. Sebab, menurut para ahli epidemi corona akan tetap eksis dalam kehidupan kita, padahal roda perekonomian harus terus berjalan. Namun new normal harus dikontekstualisasikan dengan maqashid syari’ah, dan penerapannya harus berpegang pada protokol kesehatan, yang secara umum sejalan dengan ajaran islam.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Fakultas Agama Islam > S1-Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Dr. Zamakhsyari Bin Hasballah Thaib
Date Deposited: 24 Aug 2020 07:56
Last Modified: 06 Oct 2020 03:02
URI: http://repository.dharmawangsa.ac.id/id/eprint/578

Actions (login required)

View Item View Item